Akses Gratis Modul Pelatihan HEC-RAS

Dilandasi keinginan untuk berbagi pengetahuan tentang pemakaian HEC-RAS dengan khalayak, khususnya dengan sesama peminat atau pengguna HEC-RAS, saya membuka akses ke modul dasar pemakaian HEC-RAS yang saya susun. Silakan menggunakannya untuk keperluan non-komersial (tidak dipakai untuk bahan ajar kursus atau pelatihan yang bersifat komersial). Modul dapat diunduh di sini.

Apabila Anda memerlukan modul lanjut (junction and inline structures), silakan menghubungi saya melalui comment di bagian bawah halaman ini atau melalui halaman kontak.

Saya sangat berharap masukan, komentar, saran, atau kritik terhadap modul tersebut agar saya dapat membuat modul tersebut lebih baik dan lebih bermanfaat bagi pembaca modul.

zp8497586rq
This entry was posted in Berita-News, HEC-RAS and tagged . Bookmark the permalink.

65 Responses to Akses Gratis Modul Pelatihan HEC-RAS

  1. irwan says:

    Bisa minta modul junction n inline structuresx pak

  2. Juil says:

    Asswrwb…Bisa minta modul junction n inline structuresx pak. Terima kasih

  3. janu says:

    Bisa minta modul (junction and inline structures?

  4. Juil says:

    Maaf Bisa minta modul (junction and inline structures?

    • admin says:

      Saya pernah mengirimkan email kepada Anda pada 6 Desember 2011 tentang hal ini. Saya sudah kirim-ulangkan email tersebut. Silakan menengok mailbox Anda. Coba cek ke spam folder jika tidak ada di inbox.

  5. urhfi says:

    Assalamualaikum, salam kenal pak, gmn cara mendapatkan Modul junction and inline structures?. saya sudah mendownload dan mengikuti setiap langkah dalam modul HEC-RAS Dasar: Simple Geometry River, mengapa pada waktu merunkan plan hitungan profil aliran tak permanen #2 dan #3 terdapat pesan
    “Boundary at River: Sederhana Reach: Grafika RS: 0
    Downstream flow hydrographs require an initial water surface, it can be set on the flow hydrograph boundary editor’. Dan mw tanya lagi ini tentang cara pengimputan data exingting pada ptogram tersebut?
    Terima kasih

    • admin says:

      Wa’alaikumsalam wr wb.

      Saya belum mendapati penyebab kesalahan tersebut. Semestinya, di downstream boundary (RS 0) sudah ada stage hydrograph (profil aliran tak permanen #2 dan #3) sehingga tidak diperlukan syarat awal muka air. Syarat awal (initial condition) semestinya sudah ada di batas hulu, RS 1000, berupa debit 3 m3/s. Mungkinkah Anda keliru mendefinisikan syarat batas (boundary condition) di hilir, RS 0? Di tampang lintang ini, syarat batas adalah “Stage Hydrograph” (hidrograf muka air). Mungkinkah Anda keliru mengklik “Flow Hydrograph”?

      Saya telah pula mengirimkan email kepada Anda. Silakan dicek. Kalau tidak menemukannya, mungkin ada di spam folder.

      Wassalamu’alaikum wr wb.

  6. imam agung says:

    Ass.wr.wb…Maaf bisa minta modul junctionn inline structures pak. Terima kasih

    • admin says:

      Saya telah mengirimkan email ke alamat Anda.

      • imam agung says:

        Terima kasih Pak,..

        • imam agung says:

          Setelah saya membaca modul yang bapak buat, saya liat sangat terperinci alur pemasukan data dan pembahasannya Bagus Sekali, akan tetapi ada sebagian yang akan saya tambahkan untuk pengukuran yang sebenarnya pemasukan ordinat cross harus sesuai dengan yang ada dilapangan dengan cara memasukkan nilai X dan Y nya, untuk pemasukkan jarak tanggul kiri, kanan dan As saluran kalau bisa disesuaikan dengan lapangan krn ditiap belokan jarak tanggul kiri, kanan dan As tidak sama dan untuk Steady flow Boundary Conditions menurut saya untuk ketinggian muka air ditiap Debit banjir tahunan tidak sama antara Q4 dan Q6 kecuali itu dimuara bisa diambil ketinggian Pasut. Maaf kalo boleh tanya didaerah belokan terjadi dua aliran kecepatan ditikungan luar cepat dan di tikungan dalam kecepatannya sedang, apakah di HecRas juga di Analisa pada Runningnya? Terimakasih sebelumnya. Oh ya Pak mohon ijin untuk download junction and inline structures.

          • admin says:

            Terima kasih Pak Imam Agung Suseno atas komentar dan tambahannya.

            Benar sekali yang Bapak sampaikan mengenai data pengukuran geometri. Apabila kita memiliki data pengukuran peta situasi dan tampang lintang sungai, maka data tersebut lah yang kita masukkan sebagai data geometri sungai. Oh ya, kita perlu memeriksa data ukur tampang lintang sungai. Kita harus memastikan bahwa data posisi titik ukur urut dari kiri ke kanan dan arah arah kiri-kanan adalah sesuai dengan arah kita menghadap ke arah hilir sungai. Ada kemungkinan tim ukur memakai arah kiri-kanan sesuai dengan arah menatap ke hulu sungai.

            Saya kurang faham dengan as saluran/sungai yang Bapak maksudkan. Kita tidak membutuhkan posisi as sungai. Mengenai pembagian left overbank (LOB), main channel (Channel), right overbank (ROB), maka batas antara main channel dan bantaran banjir memang perlu disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Yang penting untuk diperhatikan adalah penetapan jarak antar tampang lintang (distance to downstream cross section). Jarak LOB, Channel, ROB bukan jarak fisik antara tampang lintang satu dengan tampang lintang di sisi hilir, tetapi adalah jarak tempuh aliran dari tampang lintang yang kita tinjau sampai tampang lintang di sisi hilir. Sangatlah penting untuk datang ke lapangan dan memperhatikan situasi alur sungai di lapangan. Perhatikan pula simulasi yang akan kita lakukan, apakah simulasi banjir atau simulasi non-banjir. Jarak LOB dapat saja berbeda pada saat banjir dan saat tidak banjir. Demikian pula jarak Channel dan ROB.

            Mengenai syarat batas muka air, benar sekali yang Bapak sampaikan. Elevasi muka air di hilir berbeda pada setiap debit, kecuali kalau di batas hilir terdapat muka air tetap (misal waduk, danau). Saya mencoba memaparkan syarat batas hilir ini pada Sub-bab 5.6 halaman 28-29 (kasus aliran permanen). Pada kasus aliran tak -permanen, saya mencoba mengenalkan kurva ukur debit (rating curve) sebagai syarat batas muka air hilir. Mungkin ini kurang jelas. Baik Pak, saya akan mencoba mengedit Sub-bab ini.

            Mengenai pertanyaan Bapak menyangkut aliran di belokan. HEC-RAS memodelkan aliran di belokan dengan cara menghitung jarak antar tampang lintang (lebih tepatnya jarak tempuh aliran antar tampang lintang) sebagai jarak rata-rata berbobot (weighted reach length). Sebagai faktor pembobot, HEC-RAS memakai nilai debit. Lihat Persamaan 2.3 pada Hydraulic Reference Manual. Ingat, HEC-RAS menghitung debit aliran di suatu tampang lintang dengan cara menghitung debit per bagian tampang (left overbank, main channel, right overbank) terlebih dulu.

            Banyak terima kasih buat Bapak atas sharing pengetahuan ini.

            Wassalamu’alaikum wr wb.

        • imam agung says:

          Didalam program HecRas bisa juga menampilkan galian dan timbunan saluran yang dinormalisasi, menu ini ada di Geometry Data pilih Tools Klik Channel Desing/Modification. Perintah Desainnya sangat simpel tinggal memasukkan tinggi muka air, lebar saluran, nilai kekasaran saluran dan kemiringan talud, untuk type desain yang tersedia hanya Trapezoid.

        • imam agung says:

          Maksud saya nilai luas area galian dan timbunan serta desain type Trapezoid

  7. imam agung says:

    Ass.wr.wb…Maaf bisa minta pasword modul junctionn inline structures pak. Terima kasih

    • admin says:

      Silakan mengecek mailbox Bapak.

      • imam agung says:

        Terima kasih banyak pak, modul telah berhasil saya download, mungkin kalo ada yang kurang saya mengerti atau mungkin ada pengalaman saya dilapangan bisa saya utarakan di Forum diskusi bapak. Semoga sukses selalu. Amin

  8. DAMAR says:

    Assalamualaikum wr. wb selamat pagi pak. setelah saya baca coment diatas saya tertarik dengan modulnya pak. boleh kah saya minta modulnya pak? terima kasih

  9. Ratih Kusuma Hartini says:

    Assalamualaikum,

    Pak Is, apakah modul lanjut (junction and inline structures) itu sama dengan modul kuliah hidraulika terapan? Selain itu Pak, saya ingin menanyakan tentang hidraulika di gorong-gorong. Biasanya di gorong-gorong itu tinggi jagaan nya kira2 berapa pak? Jadi Qdesign gorong2 itu biasanya dilebihkan berapa persen dari Q yang biasa terjadi di lapangan?

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam.
      Benar, modul lanjut mirip dengan modul kuliah hidraulika terapan.
      Tidak perlu memberikan tinggi jagaan pada gorong-gorong. Semua aliran dilewatkan melalui gorong-gorong. Aliran dapat berupa free surface flow atau pipe flow. Untuk desain, pakailah debit desain yang telah ditetapkan, biasanya melalui analisis statistik data debit, jika data ada, atau melalui proses alih ragam hujan ke debit limpasan.
      Wassalamu’alaikum.

  10. m riza f says:

    apakabar pak! saya riza, mhs pak is dulu angk 91.
    masih tt hec ras, studi kasus sy ada dua sungai, 2 DAS bersebelahan. jika kedua-nya limpas, over bankfull, maka area diantara 2 sungai tersebut akan tergenang. Nah, apakah bisa ya hec ras mensimulasikan?. tujuan saya, saya ingin mengetahui tinggi genangan di area tsb. Lebih lagi kalau area tsb terpengaruh pasut. Atau ada tricks nya.

    note: maaf pak, saya baru sekilas baca tt hec ras dan georas. wkt saya berkesempatan beasiswa master di ihe delft, saya pake duflow 1D dan arcgis.
    hormat saya,
    m riza f
    dinas pu kabupaten pemalang jawa tengah

    • istiarto says:

      Hallo Dik Riza.

      Senang bertemu lagi, walau hanya melalui dunia maya ini.

      Memodelkan genangan banjir dengan HEC-RAS, menurut saya, merupakan kerja yang “tricky”. Satu hal penting yang harus selalu kita cam-kan adalah bahwa HEC-RAS adalah model satu dimensi. Genangan banjir yang kita peroleh dengan HEC-RAS adalah pendekatan, jangan dituntut untuk memperoleh hasil yang teliti. Engineering judgment sangat dibutuhkan dalam hal ini.

      Menurut pengalaman saya, kita dapat memakai dua cara untuk memodelkan genangan banjir yang diakibatkan oleh air meluap dari alur sungai yang kita modelkan. Cara pertama adalah dengan memasukkan dataran yang diperkirakan sebagai kawasan genangan ke dalam data cross section. Sebaiknya kita menggunakan geo-referenced coordinate untuk semua data geometri (river network dan cross section). Batas tepi cross section harus mencakup seluruh lebar genangan atau setidaknya sampai di tempat yang jarak muka air genangan ke dasar cross section cukup kecil. Apabila kawasan genangan berisi air jika dan hanya jika (if and only if) muka air di main channel telah melewati elevasi tepi kiri dan/atau kanan main channel, maka jangan lupa untuk mendefinisikan batas kiri dan/atau kanan main channel sebagai “levee”. Otherwise, air akan mengisi baik main channel maupun left- and/or right-overbank walau muka air di main channel belum meluap. Artinya, telah terjadi genangan banjir walau air belum meluap dari main channel. Tentu saja ini salah.

      Kelemahan cara tersebut adalah kita membiarkan terjadi aliran ke hilir di kawasan genangan banjir, yang mungkin berbeda dengan kenyataan di lapangan. Gunakan nilai koefisien manning yang besar di bagian ini (LOB, ROB) untuk meminimumkan kesalahan.

      Cara kedua adalah dengan menggunakan kombinasi lateral structure dan storage area untuk memodelkan kawasan genangan. Di tempat air meluap, kita modelkan sebagai lateral structure (peluap samping). Kita perlu mengetahui situasi di lapangan untuk menetapkan lokasi air meluap ini. Ini juga perlu untuk memodelkan kawasan genangan sebagai storage area. Gunakan informasi lapangan dan peta situasi (topografi) untuk menetapkan batas kawasan genangan serta kurva karakteristik genangan (h vs A, h vs V). Perhatikan pula mekanisme yang terjadi di lapangan pada waktu air meluap. Jika ada bagian tanggul yang jebol, gunakan fasilitas “breach” untuk memodelkannya.

      Saya pribadi lebih menyukai cara kedua. Hanya saja, kita sering kali menghadapi kendala ketiadaan data yang baik, yang pada gilirannya menyulitkan kita dalam membuat data geometri yang baik.

      Semoga Dik Riza dapat mengambil manfaat dari paparan saya di atas. Mestinya saya sertakan gambar contoh cross section. Tapi saya baru agak sibuk hari-hari ini sehingga tidak sempat membuat contoh gambar.

  11. kusnadi says:

    Assalamu’alaikum pak Is,
    saya bisa minta modul junction n inline structuresnya pak..terimakasih..

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam wr wb.
      Reply saya ke alamat email Anda ditolak.

      : host gmail-smtp-in.l.google.com[209.85.225.27] said:
      550-5.1.1 The email account that you tried to reach does not exist. Please
      try 550-5.1.1 double-checking the recipient’s email address for typos or
      550-5.1.1 unnecessary spaces. Learn more at 550 5.1.1
      http://support.google.com/mail/bin/answer.py?answer=6596 uq3si3372387icb.61
      (in reply to RCPT TO command)

  12. badrul munir says:

    Assalamu’alaikum pak Istiarto,
    Pak istiarto, saya boleh minta modul junction n inline structures pak. saya lagi belajar program HEC RAS, sekian terima kasih

    • badrul munir says:

      assalamualaikum wr wb.
      sebelumnya saya mohon maaf pak istiarto. saya baru bisa balas email dari bapak, untuk memberikan masukan atas modulnya. saya sudah membacanya sekaligus mencoba pak is, modulnya bagus sekali, dan terperinci alur kerjanya.

      Sekalian tanya pak is, kalau ada percabangan saluran di bagian hulu, bertemu pada saluran yang mengalir ke saluran bagian hilir. Gimana proses simulasinya pak HEC RAS pak, saya mencoba pengembangan dari modul nya pak. Mohon pencerahan pak is.
      terima kasih

  13. Samsunu says:

    Assalamu’alaikum, Pak.
    Pak, saya boleh minta junction and inline structures. saya lagi belajar program HEC RAS, sekian terima kasih

  14. kusnadi says:

    iya pak maaf yang kemarin rusak, alamat email yang bener ini pak..
    terimakasih pak

  15. thio says:

    Assalamu’alaikum, Pak.
    Pak, saya boleh minta junction and inline structures? saya pengen banget belajar program hec-ras ini,

    Terima kasih.

  16. daniel says:

    Nuhun pisan sebelumnya buat bapak yg mau berbagi ilmu buat orang lain… saya butuh modul selanjutnya pak mohon informasinya.

    • istiarto says:

      Email yang saya kirimkan ke alamat email Anda tidak dapat diterimakan. Pesan dari email server adalah sbb.

      I’m sorry to have to inform you that your message could not be delivered to one or more recipients. It’s attached below.
      For further assistance, please send mail to postmaster.

      If you do so, please include this problem report. You can delete your own text from the attached returned message.

      The mail system : host mta2.am0.yahoodns.net [98.137.54.238] said: 554 delivery error: dd This user doesn’t have a rocketmail.com account … [-5] – mta1045.mail.sp2.yahoo.com (in reply to end of DATA command).

  17. fajar says:

    Assalamualaikum wr wb

    Maaf Pak, saya boleh minta modul junction and inline structures? kebetulan tugas akhir saya menggunakan hec ras
    Terima kasih.

  18. adhitya bc says:

    Assalamualaikum wr wb
    Pak boleh minta modul HEC-RAS yang lanjutan nya(modul junction and inline structures),,Kebetulan saya lagi mempelajari HEC-RAS..
    Terimakasih Pak..
    Wassalamualaikum wr wb

  19. Rizki Mujianto says:

    Assalamualaikum…

    Pak, saya boleh minta junction and inline structures,,, kebetulan penelitian saya membuat pemodelan dengan HEC RAS.. maturnuwun..

  20. ardiansyah fauzi says:

    assalamu ‘alaikum,,
    Pak,,saya bisa akses untuk download modul junction and inline structures??
    Terima kasih sebelumnya..

  21. Naomi lindang kendek says:

    slm pak
    maaf mengganggu aktivitas bpk.bolehkah saya minta tolong panduan/menggunakan hecras.berikut dgn modulnya serta junction and inline srtuktur.
    trima kasih atas bantuan bapak.

  22. masdar says:

    Assalamualaikum wr wb
    Pak boleh minta modul HEC-RAS yang lanjutan nya(modul junction and inline structures),,Kebetulan saya lagi mempelajari HEC-RAS..
    Terimakasih Pak..
    Wassalamualaikum wr wb

  23. Dyah I Kusumastuti says:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Pak Is, saya berterima kasih dengan Modul Pelatihan HEC-RAS Dasar yang Bapak publish secara free. Saya termasuk orang yang ikut mengunduh, mempelajari dan menularkannya kepada orang lain. Semoga Pas Is tidak berkeberatan dan semoga menjadi amal ibadah Pak Is.
    Saya berharap bisa mendapatkan Modul HECRAS Tingkat Lanjut (Junction and Inline Structures).
    Terima kasih sebelumnya. Salam, Dyah

  24. muhammad khidir says:

    Assalamu’alaikum, Pak.
    Pak, saya boleh minta junction and inline structures? saya pengen banget belajar program hec-ras ini,
    oya pak, bagaimana cara gunakan hec-ras untuk analisa kebutuhan kapasitas pompa + daya tampung kolam retensi….

    Terima kasih.

  25. nidhya says:

    maaf Pak Is..jika Pak Is berkenan, sy nyuwun modul junction and inline structures – nya nggih..suwun.. :)

  26. agus sulistio says:

    maaf pak Is, boleh minta junction and inline structures? program hec-ras ini, dan aplikasinya untuk menganalisis hidrotopografi, gimana alurnya pak trimakasih atas bantuannya…

  27. Juangga says:

    maaf pak Is, boleh minta junction and inline structures?
    jika ada, saya boleh minta tutorial tentang situ (waduk) dalam hec ras pak?

    • istiarto says:

      Prosedur memodelkan situ atau waduk dapat dibaca pada modul lanjut. Saya berikan pula paparan singkat mengenai cara memodelkan situ/embung/waduk. Silakan klik di sini.

  28. Andi Listiono says:

    Assalamualaykum wr.wb

    Pak Is, bolehkah saya minta junction and inline structures?
    Saya ingin belajar n terimakasih atas bantuanya y pak

    regards
    Andi.L

  29. indrasto dwi cahyo says:

    Pak saya dari BWS kalimantan 3 bisa minta tutorial untuk modeling kolam retensi tidak? Mohon dengan sangat bantuannya ya…

    • istiarto says:

      Silakan, saya akan coba untuk memberikan tutorial. Akan lebih baik apabila kita mengacu pada problem nyata yang ada di tempat Mas Indrasto Dwi Cahyo. Tidak menjadi masalah jika data tidak lengkap. Kita nanti dapat membuat data hipotetik untuk bagian-bagian yang belum ada datanya. Sebagai awal, silakan mengajukan pertanyaan atau menyampaikan kasus yang sedang Mas Indrasto hadapi.

      • indrasto dwi cahyo says:

        Saya ada 2 sungai yang menyatu yang dan di sungai pertama terjadi genangan pada debit bankfull, ada rencana membuat kolam retensi di sungai 1, saya sudah masukan cross section, memasang inline structure bendung membuat saluran ke kolam retensi.. Apakah dapat menggunakan storage area untuk kolamnya??

        • istiarto says:

          Ya, benar. Kolam retensi dimodelkan sebagai Storage Area. Data yang dibutuhkan untuk memodelkan Storage Area adalah hubungan antara volume tampungan dan elevasi muka air di dalam Storage Area (kurva karakteristik tampungan) atau cukup data luas kawasan genangan dan elevasi tanah dasar. Jika opsi kedua yang dipilih, maka HEC-RAS akan menghitung volume tampungan sebagai perkalian antara luas genangan dan selisih elevasi muka air terhadap elevasi tanah dasar.

          • indrasto dwi cahyo says:

            setelah saya runing pakai opsi ke 2 sepertinya storage areanya tidak berfungsi ya pak. boleh saya email file hecnya ke bapak, saya sekarang sedang karyasiswa pak mencoba menganalisa hal tersebut.

          • istiarto says:

            Ya, silakan file diemailkan ke saya. Akan saya coba periksa.

        • Assalamualaikum Pak istiarto,
          ternyata memang lebih mudah memodelkan kolam retensi dengan lateral struktur,
          Terima kasih atas bantuannya pak :), saya lanjutkan dulu kajian saya pak.

          • istiarto says:

            Wa’alaikumsalam ww
            Saya senang bahwa Mas Indrasto telah berhasil mengatasi kesulitan pada pemodelan kolam retensi.
            Wassalamu’alaikum ww

  30. herlambang says:

    Assalamualaikum,
    Pak Istiarto, terima kasih sebelumnya karena sudah membagi ilmunya. Saya baru saja selesai mempelajari Modul Pelatihan Jenjang Dasar dari Bapak.

    Ada yang ingin saya sampaikan pak, bila saya masukkan 13NOV2008 untuk STARTING DATE pada Simulation Time Window, ternyata Layar hitungannya menampilkan pesan: “Stop, Error on time window”. Setelah saya ganti tanggalnya sesuai dengan waktu saya menjalankan program (Today), barulah Running-nya berhasil, persis dengan yang ada di modul Bapak.

    Boleh saya tanya apa filosofi dari Simulation Time? Karena menurut saya seharusnya program berjalan seperti yang Bapak contohkan (bisa kita input sesuai dengan tanggal pengamatan).

    Atas balasannya saya ucapkan terima kasih.

    Oh iya Pak, kalau Pak Istiarto masih ingat, saya ini mahasiswa Tripartit yang datang ke UGM tahun 2011 (waktu erupsi merapi dulu), hehehe. Sampai sekarang saya masih kagum dengan UGM :D

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam wr wb.
      Dik Herlambang Cipta Aji

      Simulation Time diperlukan oleh HEC-RAS untuk menandai waktu atau saat awal dan akhir simulasi. Format penulisan simulation time seperti format waktu di kalangan tentara AS. Saya belum pernah menjumpai error seperti yang ditemui Dik Herlambang dan belum dapat menduga penyebab error tersebut. Pernahkah diisi dengan tanggal selain 13NOV2008 dan Today?

      Wassalamu’alaikum wr wb.

  31. faris azhar says:

    terima kasih pak, akhirnya saya bisa menemukan modul hecras berbahasa indonesia. syukur alhamdulillaah…
    semoga apa yang bapak lakukan bisa terus bermanfaat.
    untuk modul yang lanjutannya boleh saya pelajari lagi pak?
    kalau boleh, mohon dikirimkan ke email saya.
    matur tinuhun pisan..

  32. Assalamualaykum wr.wb

    Pak Is, bolehkah saya minta junction and inline structures?
    saya ingin memperdalam HECRAS biar lebih baik lagi.

    Terimakasih

  33. Assalamu’alaikum, Pak.
    Pak, saya boleh minta junction and inline structures? saya pengen banget belajar program hec-ras ini,
    Wass

  34. hana says:

    assalamualaikum…
    maaf pak,saya bisa minta modul lanjut (junction and inline structures)
    pertanyaan saya yg kedua:apabila data yg dipny itu hny cad cross sectionnya saja,cara utk mengetahui jarak antar cross bgmn?biasanya kan dr org pengukuran sdh dicntumkan,ttp ini tdk ada,.mohon masukannya…
    terimakasih

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww.

      Tentang modul lanjut, lihat comment saya di atas comment ini, selisih 2 comments.

      Jarak antar cross section dapat dibaca dari peta situasi. Jika peta situasi tidak ada dan hanya gambar cross section saja yang tersedia, berarti lokasi cross section tidak diketahui dan jarak antar cross section tidak diketahui pula. Artinya, data tidak lengkap sehingga model tidak dapat dibangun. Jadi, HEC-RAS tidak dapat memodelkan sungai tersebut.

      Wassalamu’alaikum ww.

Comments are closed.