Teknik Sungai

Kuliah ‘Teknik Sungai’ merupakan salah satu mata kuliah wajib pada Program S1, Semester VI, 2 sks. Pada Kurikulum 2011 yang berlakuk di DTSL saat ini, ada beberapa perbedaan materi kuliah dibandingkan dengan materi kuliah Teknik Sungai pada Kurikulum 2006. Selain itu, Teknik Sungai yang dulu berada di Semester V, sekarang berada di Semester VI. Bobot akademik Teknik Sungai tetap 2 sks.

Materi Kuliah

1.       Pengantar teknik sungai

a.      Manfaat sungai

b.      Aspek positif sungai

c.       Aspek negatif sungai

d.      Kasus nyata fenomena positif dan negatif sungai

e.      Konsep eko-hidraulika sungai

2.      Review hidraulika sungai

a.      Aliran permanen dan tidak permanen

b.      Dimensi aliran di sungai

c.       Hidrograf aliran puncak

d.      Hidrograf aliran rendah

e.      Interaksi aliran air dan tampang basah sungai

3.      Pengantar transpor sedimen

a.      Kecepatan jatuh dan awal gerak butir sedimen

b.      Mekanisme transpor dan persamaan transpor sedimen dasar

c.       Tampang sungai stabil

d.      Karakterisasi most frequent depth

e.      Sediment rating curve

f.        Prediksi transpor sedimen tahunan dan debit dominan

4.      Morfologi sungai

a.      Bentuk sungai

b.      Interaksi aliran dan sedimen

c.       Penanganan/perlindungan tebing

d.      Bentuk geometri sungai

e.      Perilaku aliran di belokan 

f.        Penanganan permasalahan sungai di belokan

5.      Hidrometri sungai

a.      Jenis pengukuran, peralatan, dan pelaksanaan

b.      Pengukuran debit

6.      Ujian Tengah Semester

7.      Degradasi dan agradasi sungai

a.      Imbangan sedimen

b.      Pengendalian dasar sungai

c.       Pengendalian aliran dan pengamanan tebing sungai

8.     Gerusan lokasl

a.      Gerusan lokal di sekitar pangkal dan pilar jembatan

b.      Gerusan  di hilir bendung

9.      Pengendalian banjir

a.      Debit banjir

b.      Kerugian dan kerusakan akibat banjir

c.       Konsep pengendalian banjir

d.      Pengendalian banjir secara struktural dan non-struktural

10.  Pemanfaatan sungai

a.      Konservasi

b.      Kualitas air

c.   Water supply

d.      Transportasi

e.      Energi (hydropower plant)

11.   Kerusakan sungai akibat aliran debris

a.      Aliran lahar

b.      Potensi kerusakan

c.       Bangunan pengendali aliran lahar

d.      Topik khusus permasalahan di sungai (kuliah lapangan)

12.  Ujian Akhir Semester

 

Agenda Kuliah

Minggu ke- Topik Materi
1 Pengantar Rencana kegiatan kuliah.
Metode evaluasi/penilaian, bobot nilai (PR, Kuis, UAS).
Pengantar teknik sungai Manfaat sungai.
Aspek positif sungai.
Aspek negatif sungai.
Kasus nyata fenomena positif dan negatif sungai.
Konsep eko-hidraulika sungai.
2 Review hidraulika sungai Aliran permanen dan tidak permanen.
Dimensi aliran di sungai.
Hidrograf aliran puncak.
Hidrograf aliran rendah.
Interaksi aliran air dan tampang basah sungai.
3 Pengantar transpor sedimen Kecepatan jatuh dan awal gerak butir sedimen.
Mekanisme transpor dan persamaan transpor sedimen dasar.
Tampang sungai stabil.
4 Pengantar transpor sedimen (lanjutan) Karakterisasi most frequent depth.
Sediment rating curve.
Prediksi transpor sedimen tahunan dan debit dominan.
5 Morfologi sungai Bentuk sungai.
Interaksi aliran dan sedimen.
Penanganan/perlindungan tebing.
6 Morfologi sungai (lanjutan) Bentuk geometri sungai.
Perilaku aliran di belokan.
Penanganan permasalahan sungai di belokan.
7 Hidrometri sungai Jenis pengukuran, peralatan, dan pelaksanaan.
Pengukuran debit.
8 UTS – Ujian Tengah Semester
9 Degradasi dan agradasi dasar sungai Imbangan sedimen.
Pengendalian dasar sungai.
Pengendalian aliran dan pengamanan tebing sungai.
10 Gerusan lokal Gerusan lokal di sekitar pangkal dan pilar jembatan.
Gerusan di hilir bendung.
11 Pengendalian banjir Debit banjir.
Kerugian dan kerusakan akibat banjir.
Konsep pengendalian banjir.
12 Pengendalian banjir (lanjutan) Pengendalian banjir secara struktural dan non-struktural.
13 Pemanfaatan sungai Konservasi.
Kualitas air.
Water supply.
Energi (hydropower plant).
14 Kerusakan akibat aliran debris Aliran lahar.
Potensi kerusakan.
Bangunan pengendali aliran lahar.
15 Permasalahan di sungai Topik khusus tentang contoh permasalahan sungai.
Kuliah lapangan.
16 UAS – Ujian Akhir Semester.

Bahan Kuliah

Bahan/materi/catatan kuliah sebagai pegangan mahasiswa dalam mengikuti tatap muka kuliah di bawah ini adalah bahan yang dipakai pada Kurikulum 2006. Bahan kuliah akan diperbarui dan dilengkapi secara bertahap.

TS08a Degradasi dan Agradasi Dasar Sungai (9.61 MB)
TS08b Krib (3.8 MB)
TS09 Gerusan Lokal (6.17 MB)
TS10 Pengendalian Banjir Sungai (3.8 MB)
TS10 Pengendalian Banjir di LN (812 KB)
TS11 Pengendalian Sedimen (8.6 MB)
TS12 Three Gorges Dam (4.7 MB)

Bahan Kuliah Lama

TS2 Pengendalian Banjir
TS5 Erosi dan Gerusan Lokal
TS5a Groundsill Kebonagung
TS5b Jembatan Srandakan
TS6a Krib
TS6b Flap Gates
TS7 Dinamika Muara Sungai

Soal Ujian

Soal UTS Teknik Sungai 2006
Soal UTS Teknik Sungai 2007
Soal UTS Teknik Sungai 2008
Soal UTS Teknik Sungai 2009
Soal UTS Teknik Sungai 2010

Soal UAS Teknik Sungai 2013
Soal UAS Teknik Sungai 2014
Soal UAS Teknik Sungai 2015
Soal UAS Teknik Sungai 2016

16 Responses to Teknik Sungai

  1. Anzil Fitri says:

    Ass.wr.wbrkt
    Apa khabar pak is.. saya anzil,,mahasiswa bapak dulu di MSPSA.
    Semoga bapak sehat dan sukses selalu.
    Pak mohon bantuan bapak..tentang desain groundsill

    Wassalam

    Anzil Fitri

    • Istiarto says:

      Wa’alaikumsalam wr wb.
      Apa kabar Pak Anzil Fitri? Senang dapat berkomunikasi kembali. Apa yang dapat saya bantu mengenai desain groundsill? Mendesain groundsill hampir sama dengan mendesain bendung.
      Wassalam
      Istiarto

  2. hany says:

    salam pak is, maaf mu nanya kalo kecepatan aliran dalam gorong-gorong apa bisa diketahui dari program HEC RAS?

    matur nuhun,

    • Istiarto says:

      Dh. Pak Hany Zaim.

      Ya, HEC-RAS dapat menghitung kecepatan aliran di dalam gorong-gorong. Hasil hitungan (hasil run) dapat dibaca melalui tampilan grafik atau tabel hasil hitungan di gorong-gorong (culvert).
      1) Dari menu utama HEC-RAS, klik menu View | Detailed Output Tables …, kemudian pilih nomor RS gorong-gorong.
      2) Dari layar editor Geometric Data, klik river station gorong-gorong (mungkin Anda perlu men-zoom gambar skema sungai di sekitar lokasi gorong-gorong agar river station gorong-gorong tampak jelas) dan pilih tampilan yang Anda inginkan. Ada banyak pilihan tampilan, antara lain tampang lintang gorong-gorong, tabel hasil hitungan, hidrograf, atau rating curve.

      Semoga jawaban saya di atas dapat membantu Anda.

      Salam
      Istiarto

  3. hany says:

    nuhun Pak Is, sy mencoba memodelkan saluran yang ada gorong-gorong bulat (sy coba memodelkan profil muka air antara bak penenang(sebagai hulu/US) dengan tailrace (hilir/DS) yang dihubungkan oleh penstock (sy asumsikan gorong2),..saya pengen melihat perbedaan elevasi muka air yang terjadi di saluran sebelum dan sesudah adanya gorong2 (mungkin jadinya close conduit karena elevasi dasar saluran US dan DS sy buat berbeda)..tapi sy liat di output table ada warning nya hehe..

    • Istiarto says:

      Pak Hany Zaim

      Dalam kasus seperti ini, saya sarankan Bapak memodelkan penstock tersebut tidak sebagai culvert (gorong-gorong), tetapi sebagai saluran yang memiliki tutup atau atap (dalam HEC-RAS disebut lid). HEC-RAS akan memodelkan saluran tersebut sebagai sebuah pressurized pipe. Cara ini, menurut saya, lebih tepat daripada memodelkan penstock sebagai culvert.

      Opsi penambahan lid pada cross section ada di layar editor Cross Section Data. Pada layar ini, klik menu Options | Add a Lid to XS … Masukkan elevasi lid bagian atas dan lid bagian bawah di setiap Station.

      Selamat mencoba.
      Istiarto

  4. jalani says:

    Ass.wr.wbrkt
    Nama saya Jalani, saya mahasiawa S2 Unsyiah. saya mendapat kesulitan dalam memahani soal degardasi dasar sungai terutama pada persamaan Graf. Sekarang ini saya sedang menyusun tesis mengenai degradasi dasar sungai. apa rumus yang bapak sajikan pada penyelesaian soal degradasi dasar sungai dapat menghitung degradasi pada daerah penambangan pasir pada sungai. mohon petunjuknya dan terimakasih atas kesediaan bapak untuk memberi ilmu kepada saya. salam

    • jalani says:

      Ass.wr.wbrkt
      maksud saya rumus yang bapak sajikan pada penyelesaian soal degradasi itu dapat menyelesaikan pada suatu daerah yang kecil (pada jarak) yang kurang dari soal yang bapak bahas dan apa boleh saya hubungi bapak melalui telepon, jika boleh, tolong bapak kirim nomor yang dapat saya hubungi. salam

      • istiarto says:

        Penyelesaian analitis di dalam contoh itu mengacu pada sejumlah penyederhanaan persamaan dasar. Oleh karena itu, seperti juga telah dipaparkan di dalam naskah, penyelesaian tersebut berlaku untuk ruas panjang dan selang waktu yang lama. Pada ruas sungai pendek, maka dilakukan penyelesaian numeris, bukan analitis.

  5. jalani says:

    apakah ada contoh penyelesaian soal untuk ruas yang pendek, kalau ada dimana saya mendownloadnya, untuk bpk ketahui dasar pendidikan S1 saya bukanlah tehnik murni (FTPK IKIP Padang) Program Studi Tekni perkayuan

    • istiarto says:

      Dengan penyelesaian numeris, memakai model matematik transpor sedimen. Pemakaian model seperti ini memerlukan bekal pengetahuan hidraulika yang cukup dan memang bukan suatu hitungan yang dapat dilakukan dengan cepat. Beberapa model dapat diperoleh di internet. Cobalah cari dengan kata kunci sediment transport.

  6. nenny says:

    Ass.Wr.Wb.
    Saya nenny pa, saya mahasiswa S3 Unhas, renc. judul saya “model peredam gerusan dengan tirai bentuk persegi sisi depan melengkung pada zona pilar” kira-kira keluaran yang lebih bagus seperti apa pa. selain mengetahui volume gerusan disekitar pilar setelah adanya tirai. Saya mohon pada bapak supaya memberikan saran demi kebaharuan penelitian saya pa.

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww
      Akan bagus kalau dibarengi dengan pengukuran kecepatan aliran. Dari sini, akan banyak hal yang dapat ditelaah. Hubungan atau interaksi antara aliran, gerusan, dan peredam gerusan akan dapat ditelaah.
      Wassalamu’alaikum ww

  7. HELMI HAKI says:

    ass. wr. wb. saya sangat berterima kasih kepada bapak , ini karena saya sudah membaca banyak info yg bapak berikan.
    kemudian saya mau nanya, apakah bapak bersedia memberikan contoh2 soal dan aplikasinya untuk program HEC-RAS , saya mau belajar dari bapak.
    sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih,
    wass.
    Helmi Haki

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww
      Contoh aplikasi HEC-RAS dapat dibaca pada modul pemakaian HEC-RAS. Silakan mendownload modul dasar. Apabila telah menyelesaikan modul dasar, silakan mengirimkan email apabila membutuhkan bantuan lebih lanjut.
      Wassalamu’alaikum ww

  8. nabila maya sofa says:

    Ass.wr.wb bapak saya ingin bertanya saat,saya Lgi membuat tugas akhir menghitung sediment transport total load.bagaimana tahap awal utk memasukkan data pasang surut kedalam hecras atau bagaimanan cara membuat geometri data.trm ksh pak dan mohon bantuannya

Comments are closed.