HEC-RAS: Situ/Embung/Waduk

Beberapa kali saya menerima pertanyaan mengenai cara memodelkan tampungan atau dikenal pula sebagai situ, embung, waduk, reservoir. Di bawah ini, saya coba berikan paparan singkat mengenai cara memodelkan tampungan dengan HEC-RAS.

Situ/embung/waduk yang berada di jalur alur sungai dapat dimodelkan dengan dua cara, yaitu: (1) sebagai laiknya sebuah alur sungai, atau (2) sebagai storage area.

Situ embung waduk

Situ/embung/waduk (A) dimodelkan laiknya sebuah alur sungai (reach). Situ/embung/waduk dimodelkan dengan sejumlah tampang melintang (cross sections) melalui waduk tersebut, persis seperti memodelkan sebuah alur sungai.

Situ/embung/waduk (B) dimodelkan sebagai sebuah tampungan (storage area). Di sini, diperlukan sebuah inline structure berupa bendung atau dam, dua buah tampang lintang di dalam wduk, dan sebuah tampang lintang di hilir inline structure.

Prosedur memodelkan inline structure dan storage area dapat dibaca pada modul lanjut.

This entry was posted in HEC-RAS and tagged . Bookmark the permalink.

22 Responses to HEC-RAS: Situ/Embung/Waduk

  1. Pasca Wijayanti says:

    Assalamu’alaikum
    pak, saya mau tanya kalo membuat profil dengan kondisi seperti berikut:
    Check DAM, sungai dan terakhir masuk ke Waduk
    yang saya tanyakan langkah-langkah untuk membuat profil tersebut bagaimana??
    terima kasih

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww

      Checkdam. Apabila profil aliran di checkdam tidak diperlukan, maka batas hulu model ditempatkan di hilir checkdam. Jadi, checkdam tidak ikut dimodelkan. Namun, apabila ingin mengetahui profil aliran di checkdam, maka batas hulu model haruslah ditempatkan cukup jauh dari checkdam. Selanjutnya, checkdam dimodelkan sebagai inline structure bendung.

      Waduk. Apabila profil aliran di waduk tidak diperlukan, maka batas hilir model ditempatkan di pertemuan sungai dan waduk. Muka air di waduk dipakai sebagai syarat batas (boundary condition) hilir. Namun, apabila profil aliran di waduk ingin dimodelkan, maka batas hilir model haruslah ditempatkan cukup jauh ke hilir waduk. Selanjutnya, waduk dimodelkan dengan cross section (sama seperti sungai) atau sebagai lateral structure.

      Wassalamu’alaikum ww

      • Paska Wijayanti says:

        assalamualaikum wr wb.
        pak, saya ingin bertanya
        1. untuk membuat waduk, apakah storage area dan reach harus terkoneksi? apabila iya, saya selalu cek di reach connectivity tidak pernah bisa terhubungkan, bagaimana cara menghubungkannya pak??
        2. bila saya mau memasukkan syarat batas unsteady flow, untuk tombol stage hydrograph sampai nomal depth mati, padahal sya harus memakai flow hydrograph unt syart batas hulu saya. biasanya itu dikarenakan kesalahan input apa pak, sehingga bsa tombolnya mati???
        terima kasih
        wassalamualaikum

        • istiarto says:

          Wa’alaikumsalam ww

          Ya, storage area harus dihubungkan dengan alur, misal melalui lateral structure. Pada layar editor lateral structure, ada pilihan Tailwater Connection; isikan pada Type: Storage Area dan pada SA: nama storage area.

          Coba cek tabel di bawah tombol-tombol Stage Hydrograph dkk. Pada tabel tersebut ada River, Reach, RS, Boundary Condition Type. Apakah pada tabel tersebut muncul nama river, reach, dan nomor RS yang menjadi batas model? Jika tidak muncul, berarti ada kesalahan di data geometri. Dalam hal ini, cermati lagi data geometri.

          Wassalamu’alaikum ww

  2. kahfi says:

    Assalam,

    Pak Istiarto yang saya hormati,
    Sangat berguna informasi-informasi yang bapak sampaikan dalam website ini,
    namun saya memiliki kesulitan dalam membuat pemodelan untuk unsteady flow, saya masih mengalami kegagalan, saya belum mengetahui simulasi waktu yang tepat sehingga hec-ras bisa melakukan simulasi, dari beberapa simulasi dengan mencoba-coba range (interval) waktu saya mendapat report bahwa kemampuan processor dalam menganalisa gagal yang diakibatkan oleh intreval, dan juga start adn finish yang tidak tepat.
    mohon kiranya jika ada satu contoh file untuk analisa unsteady yang dapat di process oleh hec-ras.
    Terima kasih sebelumnya atas informasi yang bapak sampaikan,

    Salam Hormat
    Kahfi

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww
      Ada contoh simulasi aliran tak permanen (unsteady flow simulation) pada modul dasar. Silakan mengunduhnya. Pada contoh tersebut, saya berikan beberapa contoh boundary conditions yang menyebabkan aliran menjadi unsteady.
      Wassalamu’alaikum ww

  3. Paska Wijayanti says:

    assalamualaikum pak
    pak, di program saya (hecras) tidak muncul breach weir coefficient pada jendela dam (inline structure)breach data, itu kenapa pak bs begitu?
    apakah untuk menganalisis overtopping harus menginput nilai breach weir coefficient??
    bila iya, bagaimana menetukan nilai breach weir coefficient, pak??
    terima kasih

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww

      Saya belum pernah menjumpai permasalahan seperti ini. Apakah isian breach weir coefficient tersebut sama sekali tidak ada atau ada tetapi tidak dapat diisi? Bagaimanakah dengan isian yang lain? Ada baiknya Dik Paska emailkan ke saya hasil print-screen layar editor dam (inline structure) breach data.

      Wassalamu’alaikum ww

  4. Paska Wijayanti says:

    assalamualaikum,
    maaf pak, baru bisa kirim email. saya jg menayakan masalah unsteady di email tsb
    terima kasih sebelumnya.

  5. Paska Wijayanti says:

    assalamualaikum pak,
    untuk menentukan nilai breach weir coef pada jendela dam(inline structure)breach dta bagaimana pak??
    lalu nilai starting WS itu untuk apa? dan nilainya menentuknny bgmn pak??
    terima kasih

  6. istiarto says:

    Wa’alaikumsalam ww.

    Breach weir coefficient biasanya saya tetapkan sebagai nilai koefisien peluap melalui ambang lebar (broad-crested weir).
    Starting WS adalah posisi muka air saat breach mulai terjadi.

    Wassalamu’alaikum ww.

  7. Paska Wijayanti says:

    Assalamualaikum wr wb

    pak, program saya sudah bisa jalan, setelah saya run, proses belum selesai tapi sudah berhenti dan di kotak terdapat perintah untuk men-setting ulang post process to end at 0452. padahal saya menginginkan proses sampai jam 0600. itu bagaimana pak? apakah memang pada jam 0452 sudah terjadi banjir atau bagaimana pak??

    Terima kasih.

    Wassalamualaikum wr wb

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww
      Berarti simulasi mengalami kendala pada pukul 0452. Proses simulasi berhenti karena program tidak dapat menyelesaikan persamaan aliran alias penyelesaian persamaan tidak konvergen. Perlu mencermati kembali data aliran dan geometri. Cobalah mereduksi debit (hidrograf dikecilkan).
      Wassalamu’alaikum ww

      • Paska Wijayanti says:

        pak, pada jendela summary of errors, warning and note terdapat banyak warning, apakah sangat berpengaruh banyak terhadap hasil simulasi?? wajibkah saya memperbaiki kesalahan yang ada di setiap warning??

        terima kasih

        • istiarto says:

          Hal-hal yang diberi warning oleh HEC-RAS tidak selalu harus diperbaiki. Contoh “…need additional cross sections…” yang diberikan di sebuah junction tidak perlu diperbaiki. Namun “…water surface extended beyond cross section…” perlu diperbaiki.

  8. Paska Wijayanti says:

    Assalamualaikum pak

    ada yg saya tanyakan. untuk syarat batas waduk (berupa cross section) itu apa ya pak?? kalau flow hydrograf input debitnya menggunakan debit jam-jaman???
    lalu untuk mengetahui asal hasil nilai EG Max WS dan WS Max WS itu dari simulasi apa ya pak??
    terima kasih sebelumnya
    Wassalamu’alaikum

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww

      Dik Paska, jika waduk dimodelkan dengan sejumlah cross sections, maka pada cross section paling hulu didefinisikan syarat batas flow hydrograph saja biar mudah. Ya benar, hidrograf debit biasanya dinyatakan sebagai debit jam-jaman.

      Profil Max WS adalah kumpulan muka air maximum di setiap cross section (RS). Di setiap RS, Max WS belum tentu terjadi pada waktu yang sama. Oleh karena itu, saya jarang menampilkan hasil simulasi berupa profil Max WS. Saya memilih tampilan profil muka air pada waktu-waktu tertentu yang saya pilih. EG Max WS adalah garis energi untuk muka air maksimum di setiap tampang. Energy Gradeline adalah garis energi total. Tinggi energi total adalah jumlah tinggi energi potensial (z), tinggi tekanan (p/gamma), dan tinggi kecepatan (v^2/2g).

      Wassalamu’alaikum ww.

  9. agung nur fauzi says:

    assalamualaikum pak,
    sy mau bertanya tentang jembatan pada penampang sungai.
    saya pernah mengerjakan seperti yg ada di modul bapak dan berhasil…
    tapi ketika saya kerjakan pada tahun berikutnya (kebetulan dapaet kerjaan) kok tidak mau dirunning ya? (hasilnya error) padahal sudah saya cek berkali-kali tidak ada yang salah dengan inputnya.
    apakah mungkin programnya yang eror??

    • istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww.
      Error biasanya disebabkan ketidak-sesuaian antara geometri sungai (geometry) dan data aliran (flow data). Cobalah untuk melakukan steady flow analysis terlebih dulu. Syarat batas di hilir dipilih muka air yang tertinggi dan di hulu dipilih beberapa nilai debit. Apabila simulasi masih error, berarti memang geometri dan data aliran tidak kompatibel.
      Wassalamu’alaikum ww

  10. hizbul says:

    Assalamualaikum bapak istiarto,
    mohon masukan dari bapak, bagaimana kah memodelkan waduk/embung kondisi tampungan penuh kemudian dialiri debit banjir? sehingga debit banjir yang datang menambah tampungan awal.

    terima kasih
    wassalamualaikum

    • Istiarto Istiarto says:

      Wa’alaikumsalam ww

      Cara memodelkan embung seperti yang saya tuliskan pada artikel di atas mampu memodelkan perubahan muka air di waduk mengikuti inflow dan outflow. Nanti HEC-RAS akan menghitung kenaikan muka air di waduk dengan sendirinya.

      Jika yang menjadi pokok perhatian adalah waduk itu sendiri dalam merespon inflow banjir, sedangkan aliran di sungai tidak menjadi pokok perhatian, maka saya sarankan tidak memakai HEC-RAS untuk memodelkan waduk. Gunakan software yang lain yang lebih sesuai untuk memodelkan operasi waduk.

      Wassalamu’alaikum ww

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.